Telah Tersedia Space Iklan Text Marque ! Segera Pasang Iklan Anda ! SPACE PASANG IKLAN
SPACE PASANG IKLAN
SPACE PASANG IKLAN
SPACE PASANG IKLAN
Buruan Mumpung masih tersedia slotnya !!
Sertifikat halal MUI diakui 25 negara, Namun Uni Emirat Arab Menolak ~ Sejuknya Embun

Selasa, 18 September 2012

Sertifikat halal MUI diakui 25 negara, Namun Uni Emirat Arab Menolak

Sertifikat halal MUI diakui 25 negara, Namun Uni Emirat Arab Menolak -  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Amidhan membantah Uni Emirat Arab (UEA) menolak sertifikat halal yang dikeluarkan oleh MUI. Menurut dia, sertifikat halal yang diterbitkan lembaganya
sudah diakui oleh 25 negara.

"Saya kira itu persoalan standar saja. Kalau halal kita kan sudah diterima di 25 negara, oleh 45 sampai 50 lembaga sertifikat halal di dunia, Australia dan Amerika gunakan standar kita," ungkap Amidhan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/9).

Terkait alasan UEA yang menyatakan tidak mengenal Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia Indonesia (LPPOM MUI) tidak dapat dijadikan patokan. Sejauh ini, penolakan negara Timur Tengah itu terjadi karena lembaganya belum masuk secara administratif.

"Itu kan soal administratif saja, bukan dalam bentuk standar. Kalau standar kita justru sudah diakui di lembaga-lembaga luar negeri, bahkan banyak yang menggunakan standar kita dan minta pengakuan dari kita," ungkap dia.

Meski ditolak, MUI menunggu sikap pemerintah untuk melakukan upaya diplomasi terhadap UEA agar dapat menerima sertifikasi halal dari MUI. "Ya itu terserah pemerintah, asal nanti pemerintah selesaikan itu," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi meminta Badan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia Indonesia (LPPOM MUI) mengevaluasi diri terhadap produk halal yang dikeluarkan. Hal berkaitan ditolaknya produk halal Indonesia di negara Uni Emirat Arab (UEA) Juni lalu.

"Bahwa produk halal kita ini ternyata oleh negara lain tidak diakui, nah mungkin seperti itu pesannya (Evaluasi diri)," ujarnya di Jakarta, Senin (17/9).

0 komentar:

Poskan Komentar

Please comment seperlunya, dan mohon untuk tidak disalahgunakan. Trima kasih!