Telah Tersedia Space Iklan Text Marque ! Segera Pasang Iklan Anda ! SPACE PASANG IKLAN
SPACE PASANG IKLAN
SPACE PASANG IKLAN
SPACE PASANG IKLAN
Buruan Mumpung masih tersedia slotnya !!
Akankah Garuda terbang dengan perut keroncongan ? ~ Sejuknya Embun

Kamis, 10 Mei 2012

Akankah Garuda terbang dengan perut keroncongan ?

Akankah Garuda terbang dengan perut keroncongan ? yah, sebentar lagi udah olimpiade namun masih ada saja kabar tak sedap datang menghinggap. Kabar kurang sedap kembali menerpa dunia olahraga Indonesia. Menjelang persiapan dan keberangkatan ke olimpiade 2012 dan Asean Beach Games 2012, tersiar kabar bahwa para atlet belum menerima gaji yang menjadi hak mereka.


Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik Irianto, mengakui bahwa para atlet yang akan bertanding di Olimpiade London 2012 dan Asian Beach Games, belum menerima gaji. Total tunggakan gaji para atlet yang belum dibayarkan mencapai Rp 200 miliar.

"Masalah ini terjadi karena terlambatnya mekanisme birokrasi dalam melakukan pencairan dana untuk persiapan atlet ke Olimpiade dan Asian Beach Games," ujar Djoko saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (9/5/2012).

Sebagai solusi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan meminta Pengurus Besar (PB) cabang olahraga yang memiliki dana untuk memberikan uang saku kepada atletnya.

"Nanti saat mekanisme pencairan dana yang terkendala dapat terselesaikan, maka akan kami berikan hak para atlet sesuai dengan Surat Keputusan yang ada. Terkait hal ini kami telah berbicara dengan beberapa PB dan juga Satlak Prima," tuturnya.

Djoko Pekik menambahkan, dana Rp 200 miliar tersebut pencairannya nanti berbarengan dengan dana keberangkatan kontingen olimpiade yang berjumlah Rp 26,6 miliar, serta dana keberangkatan kontingen Asian Beach Games yang berjumlah Rp 10,7 miliar.

"Saya berharap pada 15 Mei nanti dana sudah tersalurkan, karena kurang lebih sudah 4 bulan sejak Februari lalu atlet tidak gajian. Dana sendiri akan disalurkan oleh Kemenpora melalui Komite Olimpiade Indonesia selaku pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap atlet," tambahnya.

semoga saja masalah segera teratasi!

0 komentar:

Poskan Komentar

Please comment seperlunya, dan mohon untuk tidak disalahgunakan. Trima kasih!